Penyakit kuku

Kelainan yang berhubungan dengan penyakit kulit

    • Psoriasis
gif maker
psoriasis pada kuku
      • Perubahan kuku sering terjadi pada psoriasis. Kelainan yang sering terjadi adalah pitting, onikolisis dan perubahan warna serta penebalan subungual dan kelainan lain pada lempeng kuku.
      • Onikolisis (distal atau lateral) yang timbul merupakan akibat lesi psoriatik yang timbul pada hiponychium dan bagian distal dasar kuku. Penebalan subungual adalah akibat lesi psoriatik yang mengenai hiponychium dan bagian distal dasar kuku dalam waktu yang lebih lama daripada onikolisis, menyebabkan penebalan lapisan tanduk di bawah lempeng kuku.
      • Pengobatan psoriasis kuku biasanya ditujukan pada pengobatan psoriasis kulit. Bersihnya psoriasis generalisata biasanya diikuti dengan penyembuhan yang terlambat dari kuku. 
      • Pengobatan psoriasis dengan metotreksat biasanya membawa penyembuhan pada kuku. Ada tenggang waktu dari saat obat diberikan sampai suatu kuku baru yang normal terlihat tumbuh dari bawah lipat kuku proksimal. 
      • Terapi PUVA mungkin dapat berguna. Aplikasi kortikosteroid potensi kuat secara topikal dengan oklusi dapat ditambahkan. Suntikan lokal pada matriks kuku dan/atau dasar kuku dengan jarum atau Dermojet dapat menolong. Untuk prosedur ini dipakai triamsinolon yang diencerkan dengan NaCl normal sampai konsentrasi 5mg/ml. Ditentukan daerah yang paling banyak terkena, dan 0,1 ml solutio dusintikkan dalam 2 atau 3 daerah terpisah pada interval 3 sampai 4 minggu. Ada yang berpendapat bahwa pengobatan ini tidak untuk penggunaan rutin, karena bagaimanapun ada kemungkinan transfer infeksi virus dari satu pasien ke yang lain, karena aparatus ini sulit untuk disterilisasi dan sering terjadi relaps.
    • Penyakit Darier
animated gif
kelainan kuku penyakit darier
         
      • Darier penyakit ini juga dikenal sebagai ‘follicularis keratosis. Ini adalah gangguan genetik langka yang dimanifestasikan terutama oleh perubahan kulit dan kuku.
      • Gejala-gejala dan tanda-tanda penyakit Darier sangat bervariasi antara individu. Beberapa memiliki tanda-tanda yang sangat halus yang tidak menunjukkan gejala dan hanya ditemukan pada pemeriksaan dengan teliti, gejala klinis meliputi Ruam kulit, Lesi pada tangan dan kuku dan Lesi yang mempengaruhi selaput lendir
      • Manifestasi penyakit Darier pada kuku adalah garis merah dan putih longitudinal, rigi longitudinal, lempeng kuku yang rapuh yang menunjukkan iregularitas bentuk V pada tepi distal, dan subungual hiperkeratosis.
    • Liken Planus
gif animator
Kelainan kuku
pada linken planus
         
      • Lichen planus merupakan keluhan kulit biasa. Hal ini diduga disebabkan oleh reaksi kekebalan yang abnormal diprovokasi oleh infeksi virus (seperti hepatitis C ) atau obat. Sel-sel inflamasi tampaknya salah mengira sel kulit sebagai asing dan menyerang mereka.
      • Kelainan ini tidak hanya terjadi pada kuku, namun dapat juga terjadi pada kulit terutama di bagian depan pergelangan tangan, punggung bawah, dan pergelangan kaki, selain itu bisa terdapat pada mukosa mulut, vagina atau penis dan pada kulit kepala
      • Pada dasar kuku dapat ditemukan papul-papul merah-ungu yang dapat terlihat melalui lempeng kuku, juga hiperkeratosis subungual difus. 
      • Berbagai derajat perubahan lempeng kuku dapat ditemukan, dan manifestasi lanjut adalah pembentukan pterigium bila matriks hancur.
      • Pengobatan penyakit ini sama dengan yang diterangkan pada psoriasis. Bila inflamasi parah, penggunaan kortikosteroid sistemik dapat dicoba untuk mencegah hilangnya kuku secara permanen.
    • Alopecia areata
gif maker
Kelainan kuku
pada alopecia areata
    • Kata alopecia sendiri dalam dunia kedokteran bermakna secara umum untuk menyebut (kondisi) kebotakan. Ketika rambut tiba-tiba rontok (biasanya pada kulit kepala). Biasanya bentuknya terlokalisir pada sebuah atau lebih area yang umumnya membentuk lingkaran kulit kepala yang bersih dari rambut, dan tidak ada tanda-tanda kelainan spesifik lain yang tampak kasat mata, termasuk tidak nyeri ataupun gatal. Jika ada kelainan lain yang tampak, mungkin saja itu bukan alopecia areata.
    • Alopecia Areata pada umumnya dianggap sebagai kondisi dimana tubuh menyerang dirinya sendiri sehingga menyebabkan rambut rontok lalu membentuk pitak. Alopecia areata kadang-kadang berhubungan dengan kondisi autoimun lain seperti gangguan alergi, penyakit tiroid , vitiligo , lupus , rheumatoid arthritis , dan kolitis ulseratif. Umumnya jarang terjadi pada usia sebelum 3 tahun, meski bisa terjadi pada semua usia. Dan paling sering pada anak-anak usia 5-12 tahun, atau pada dewasa usia antara 30 sampai 60 tahun.
    • Alopecia Areata juga dapat terjadi pada kuku, pada kuku gangguan yang terlihat berupa pitting dan penyok pada kuku, dan permukaan kasar (trachyonychia). Kadang-kadang leukonikia, onycholysis, onychomadesis, bintik-bintik di lunula.
  • Dermatitis
    • Kuku dapat terkena segala bentuk dermatitis yang mengenai tangan, dan terutamā lipat kuku posterior. Perubahan biasanya distrofik, berakibat kasarnya permukaan lempeng kuku,pitting yang kasar dan beberapa perubahan warna. Rigi melintang dapat tampak pada kuku yang terkena. Dermatitis pada ujung jari dapat disertai onikolisis.
    • Tidak ada pengobatan spesifik dibutuhkan, perubahan pada kuku-kuku akan sembuh perlahan-lahan bila dermatitis terkontrol..
  • Herpetic whitlow
    • Penyakit ini jarang terjadi,dan lebih sering terdapat di antara perawat. Ini disebabkan oleh inokulasi virus herpes simplex dan muncul sebagai bula tunggal atau berkelompok dekat dengan kuku, dan dapat memberi gambaran seperti sarang tawon.
    • Mula-mula jemih, kemudian bula dapat menjadi purulen dan dapat pecah dan diganti oleh krusta. Lesi ini dapat sangat nyeri.
    • Diagnosis ditegkkan dengan menemukan virus dari bula baru dan dengan pemeriksaan sitologik dari dasar bula. Terapi sesuai dengan pengobatan herpes simpleks di daerah lain.

Kelainan yang berhubungan dengan penyakit sistemik

  • Perubahan yang berhubungan dengan gangguan metabolik..
    • Terry’s nails. 
      • Terdapat pada pasien dengan sirosis dan dianggap berhubungan dengan hipoalbuminemia. Seluruh ujung kuku proksimal berwarna putih sebagai akibat perubahan pada dasar kuku, sedang 1 atau 2 mm distal kuku sering berwarna merah muda.
    • Garis Muehrcke. 
      • Adalah garis-garis paralel putih yang ber-pasangan terlihat pada pasien dengan hipoalbuminemia. Garis-garis ini tidak bergerak keluar dengan pertumbuhan kuku dan dianggap disebabkan karena perubahan pada dasar kuku.
    • Half and half nails
      • Dilaporkan sering terjadi pada gagal ginjal. Pada kondisi ini bagian proksimal kuku putih dan 20 sampai 50 persen distal merah. Ini juga dihubungkan dengan perubahan dasar kuku. Perubahan ini tidak seluruhnya spesifik karena dapat dijumpai pada orang normal atau pasien dengan penyebab lain yang tidak berhubungan. Lebih jauh, ada variasi berbeda dalam presentasi kuku yaitu putih dan merah pada penyakit ginjal dan hati. 
    • Yellow nails 
      • Ditemukan pada pasien dengan edema kronik. Kelainan ini dianggap disebabkan oleh kelainan pada saluran limfatik.
  • Perubahan yang berhubungan dengan Gangguan sirkulasi
    • Perubahan kuku berhubungan dengan sirkulasi perifer yang terganggu. Pada situasi tertentu, kuku sangat terpengaruh pada efek dingin. 
    • Arteri digitalis akan spasme, menyebabkan fenomena Raynaud. Sejumlah perubahan terjadi pada penyakit Raynaud yang lama. 
    • Rigi longitudinal, penipisan, pecah longitudinal dan brittle adalah perubahan yang sering timbul. Onikolisis, dan pterigium juga dapat ditemukan. Perubahan yang sama pada kuku dapat disebabkan oleh kelainan oklusif pembuluh darah oleh sebab lain. 
    • Iskemi digitalis akuta dapat menyebabkan blue toe syndrome yang disebabkan oleh mikroemboli dari sumber yang lebih proksimal pada cabang arteri.
    • Perubahan lain yang lebih jarang pada gangguan sirkulasi adalah pembentukan pterigium. Ini disebabkan oleh destruksi parsial matriks dan fusi epitel lipat kuku dorsal dan dasar kuku.
    • Pengobatan harus ditujukan pada penyakit yang menyebabkannya dan pasien harus dianjurkan untuk menjaga tangannya hangat setiap waktu. Vasodilator kadang-kadang menolong.
  • Periungual telangiektasis
    • Telangiektasis pada lipat kuku dapat terlihat pada berbagai penyakit dan pada beberapa orang normal. Perubahan ini sering terlihat pada lupus eritematosus, walaupun tidak dapat dipakai sebagai tanda diagnostik penyakit ini.

Clubbing

  • Clubbing jari-jari, telah dikenal sejak dulu sebagai tanda dari penyakit yang mendasarinya, tetapi temyata clubbing idiopatik dapat timbul sejak lahir tanpa penyakit yang mendacarinya. Pada fase dini, hanya terjadi hilangnya sudut normal antara lempeng kuku dan lipat kuku posterior. Sudut yang dibuat antara iipat kuku proksimal dan lempeng kuku (sudut Lovibond) melebihi 180 derajat. Pada orang normal sudut ini kurang dari 180 derajat. Selanjutnya falang distal membesar dan dapat terjadi pembesaran kuku.
  • Kebanyakan kasus clubbing jari terjadi pada pasien dengan penyakit paru-paru yang kronik atau penyakit jantung sianotik, tetapi juga terlihat pada pasien dengan penyakit timid dan beberapa penyakit abdominal, termasuk sirosis biller, dan kolitis ulseratif.

Kelainan pigmentasi

  • Perubahan warna sehubungan dengan pigmentasi dapat pula terjadi pada dasar kuku, antara lain disebabkan oleh penyakit sistemik seperti Peutz-Jeghers, yang memberi warna hitam oleh pigmen melanin, maupun oleh obat anti malaria seperti khlorokuin yang memberi warna biru-coklat.

Penyakit herediter

  • Sejumlah penyakit yang diturunkan dapat mengenai dasar kuku antara lain penyakit Darier-White, yang mengakibatkan hiperkeratosis dan perubahan warna pada dasar kuku, dan pachyonychia congenita yang menyebabkan hipertrofi pada dasar kuku.
  • Pada pachyonychia congenita, perubahan terutama adalah hipertrofi dasar kuku. Saat lahir kuku tampak normal, tetapi segera sesudahnya perubahan warna kuning-coklat tampak. Perubahan ini berlanjut sampai lempeng kuku terangkat.
  • Pada akrodermatitis enteropatika, suatu penyakit resesif yang berhubungan dengan defisiensi zink yang disebabkan karena absorbsi metal yang buruk dari usus, dapat mengenai daerah periungual. Proses eksematosa yang mengenai lipat kuku proksimal dan lateral dapat menyebabkan perubahan pada lempeng kuku.

One comment on “Penyakit kuku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s