Warna Kuku

 

Perubahan warna kuku dapat menggambarkan proses patologis kuku yang merupakan petunjuk beberapa penyakit sistemik, penyakit kulit atau suatu diagnosis spesifik. Perubahan wama dapat disebabkan oleh endapan zat dan warna yang timbul tergantung tempat dan sifat zat yang diendapkan.

Jeanmougin membuat klasifikasi perubahan warna kuku berdasarkan etiologi yaitu :

  1. agen eksterna
  2. obat sistemik
  3. infeksi bakteri dan fungus
  4. penyakit kulit
  5. penyakit sistemik
  6. agen fisik
 
Perubahan Warna Disebabkan Agen Eksterna
  • Warna yang timbul pada Lempeng Kuku akibat penetrasi endapan pigmen agen eksterna pada  Lempeng Kuku tidak akan hilang bila dicuci dengan cairan pelarut, tefapi dengan pertumbuhan kuku, warna akan menghilang secara bertahap.
  • Bahan eksterna yang dapat menyebabkan perubahan warna kuku yaitu cat sepatu, tinta, cat kuku, zat pewarna, bahan pengeras kuku dan garam chromium.
 
Perubahan Warna Disebabkan Obat Sistemik
  • Kelainan pada Lempeng Kuku akibat obat sistemik dapat berupa perubahan warna sampai rasa nyeri dan lepasnya  Lempeng Kuku.
  • Daniel CR membuat klasifikasi mekanisme yang terjadi yaitu :
  1. toksisitas pada matriks
  2.  toksisitas pada dasar kuku/hiponikium
  3. toksisitas pada struktur periungual
  4. toksisitas kombinasi di atas
  5. idiopatik
  • Toksisitas pada matriks menunjukkan manifestasi yang bermacam-macam. Rangsangan melanosit matriks menimbulkan pigmentasi berupa pita transversal, longitudinal atau, endapan difus
    • Tetrasiklin

Komponen yang paling sering menimbulkan perubahan kuku yaitu dimetil klortetrasiklin. Tetapi tetrasiklin HC1, doksisiklin dan minosiklin juga dapat menimbulkan perubahan warna pada  Lempeng Kuku.  Lempeng Kuku berwarna kekuningan atau kecoklatan. Adanya triad: fotosensitisasi di bagian tubuh yang terbuka, perubahan warna  Lempeng Kuku dan onikolisis memberi kesan kuat disebabkan oleh tetrasiklin. Pemakaian lama tetrasiklin pada penderita akne menyebabkan lunula berwama kuning.

    • Antimalaria

Pigmentasi yang ditimbulkan oleh obat antimalaria terjadi di kulit, mukosa, dasar kuku, jarang di lempeng kuku. Klorokuin hidroksiklorokuin menyebabkan warna biru keabu-abuan, biru hitam. Kuinakrin menimbulkan warna kekuningan.

    • Obat sirostatik

Obat kemoterapi menimbulkan kelainan pada Lempeng Kuku dengan bermacam-macam bentuk, antara lain: pigmentasi, garis Beau, pengelupasan kuku, onikolisis, distrofi; yang paling sering ialah pigmentasi dan pertumbuhan kuku lambat. Rangsangan sel melanosit matriks mungkin menyebabkan sebagian besar perubahan pigmentasi. Dengan adanya efek Tyndal warna yang terlihat dapat berbeda-beda. Mekanisme yang diduga pada perubahan warna kuku ialah toksisitas pada struktur kuku, fotosensitivitas

Adriamisin dan siklofosfamid adalah penyebab yang paling sering menimbulkan perubahan warna pada kuku. Perubahan warna yang sering yaitu kecoklatan, hitam dengan bentuk pita longitudinal atau transversal. 

Dikatakan bila dijumpai beberapa pita menunjukkan pemberian kemoterapi yang berlebihan atau sudah berlangsung lama.

 
Perubahan Warna Disebabkan oleh Fungus atau jamur
  • Tipe white superficial onychomicosis merupakan bentuk kelainan Lempeng Kuku yang diinvasi primer oleh jamur. Pada bentuk ini infeksi terjadi pada Lempeng Kuku bagian superior, ditandai oleh bercak-bercak putih buram yang kemudian meluas, bersatu ke seluruh permukaan Lempeng Kuku. Kuku menjadi kasar, kekuningan, hancur. Dari lesi ini paling sering dijumpai T.mentagrophytes tetapi dapat juga dijumpai spesies Aspergillus, Cephalosporium.
  • Pada bentuk lain, perubahan pada Lempeng Kuku yang disebabkan jamur merupakan proses lanjut mengikuti infeksi pada hiponikium, dasar kuku.
    • Onikomikosis, juga dikenal sebagai tinea unguium, adalah Penyakit menular pada kuku yang disebabkan oleh jamur yang menyebabkan kurap (tinea) dikulit (Trichophyton rubrum atau T. mentagrophytes, jarang lainnya trikofiton spesies atau Epidermophyton floccosum)

 

Perubahan warna Lempeng Kuku yang disebabkan infeksi bakteri

  • Terjadi pada kuku yang mengalami onikolisis atau paronikia berat akibat infeksi kuman Pseudomonas aeruginosa yang menghasilkan pigmen piosianin yang berwarna hijau. Pigmen tersebut diendapkan pada Lempeng Kuku. Kelainan warna ini dapat mengenai seluruh permukaan Lempeng Kuku atau hanya sebagian Lempeng Kuku. Lempeng Kuku berwarna hitam kebiruan atau hijau dan sering berbau.
 
Perubahan Warna Lempeng Kuku pada Penyakit Kulit
 Beberapa penyakit kulit yang menimbulkan perubahan warna pada lempeng kuku antara lain:
  • Akantosis nigricans  dimana  lempeng kuku berwarna coklat
  • Sindrom Bazex,  dimana  lempeng kuku berwarna   kuning
  • Lepra,  dimana  lempeng kuku berwarna  putih
  • Pakionikia kongenital, dimana  lempeng kuku berwarna  kuning-coklat
  • Psoriasis,  dimana  lempeng kuku berwarna   coklat-kuning
  • Sindrom Reiter,  dimana  lempeng kuku berwarna   coklat-kuning
  • Nevus pigmentosus, dimana  lempeng kuku berwarna  coklat-hitam
 
Perubahan Warna Kuku pada Penyakit Sistemik
  • Defisiensi B12, dimana  lempeng kuku berwarna   coklat-hitam
  • Bronkhiektasi,  dimana  lempeng kuku berwarna  biru muda atau kekuningan
  • Hemochromatosis. dimana  lempeng kuku berwarna   abu-abu, coklat, putih
  • Hiperbilirubinemia dimana  lempeng kuku berwarna  coklat, kuning
  • Hipertiroidi  dimana  lempeng kuku berwarna coklat
  • Malnutrisi dimana  lempeng kuku berwarna  coklat difus, pita coklat
  • Yellow nail syndrome dimana  lempeng kuku berwarna  kuning difus atau kehijauan
 
Perubahan Warna Lempeng Kuku Akibat Agen Fisik
  • Pada penderita yang mendapat terapi radiasi sering dijumpai perubahan warna berupa pita transversal biru-hitam dan atau wama coklat difus pada kuku jari. Pigmentasi disebabkan endapan pigmen melanin.
  • Trauma pada matriks menyebabkān terjadinya hematon subungual yang kemudian masuk ke dalam Lempeng Kuku. Perubahan warna ini akan bergerak ke depan sesuai pertumbuhan kuku.
 
LEUKONIKIA
  • Sinonim: leukopathia unguium
  • Warna putih pada kuku dibagi menjadi 3 bentuk yaitu partial, totalis atau striata. Leukonikia dapat merupakan kelainan didapat atau kongenital. Bentuk striata berupa pita transversal tunggal atau multipel terletak dekat lunula. Dengan pertumbuhan kuku secara bertahap akan bergerak ke ujung bebas. Bentuk totalis berupa. wama putih pada seluruh  lempeng kuku, atau  lempeng kuku tampak seperti porselen tanpa disertai perubahan lain pada  lempeng kuku
  • Warna putih ini umumnya dianggap disebabkan keratinisasi yang tidak sempurna sehingga debris inti tertahan di  lempeng kuku. Banyak keterangan yang diajukan terhadap perubahan warna ini tetapi tidak satupun yang memuaskan.
  • Leukonikia pungtata dapat terjadi pada penyakittifus, nefritis karena trauma dan infeksi jamur, bahkan pada orang normal. Leukonikia striata dapat disebabkan kelainan herediter, trauma otak hebat, keracunan arsen (Meen’s transverse band), pelagra. Leukonikia totalis dapat dijumpai pada penderita sirosis hepatis, penyakit jantung, diabetes melitus, tuberkulosis dan arteritis reumatoid atau dapat normal terjadi pada anak umur 1-4 tahun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s